Presiden Jokowi akan Resmikan Jalan Tol Lampung 140,9 KM

Presiden Jokowi akan Resmikan Jalan Tol Lampung 140,9 KM

30
0

Kupang, SKFM-News– Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan resmikan penggunaan Jalan Tol Trans Sumatra (JTTS) ruas Pelabuhan Bakauheni sampai Terbanggi Besar sepanjang 140,9 kilometer (KM). Peresmian dipusatkan di pintu gerbang tol Natar, Kabupaten Lampung Selatan, Jumat (8/3) hari ini.

Gubernur Lampung Muhammad Ridho Ficardo menyatakan, ruas JTTS Bakauheni – Terbanggi Besar sudah siap diresmikan. “Pembangunan JTTS ruas Bakauheni – Terbanggi Besar telah selesai pembangunannya dan telah siap dioperasikan. Untuk itu, saya memastikan langsung berbagai persiapan terkati peresmian JTTS ini,” kata M Ridho Ficardo.

Penggunaan ruas JTTS Bakauheni – Terbanggi Besar baru bisa digunakan arus kendaraan pada ruas Bakauheni – Sidomulyo, belum sampai kota Bandar Lampung atau Terbanggi Besar. Pada arus mudik tahun lalu, ruas JTTS sudah diperbolehkan dilalui.

Presiden Jokowi telah berulang kali meninjau dan melihat progres pembangunan JTTS Bakauheni – Terbanggi Besar pada kesempatan kunjungan kerjanya di Lampung. Terakhir kunjungannya pada 23 November 2019, Presiden Jokowi meninjau pembangunan JTTS Provinsi Lampung di KM 109.

Terhubungannya jalan tol dari Lampung ke Palembang, menurut Presiden, akan berdampak positif pada perekonomian daerah setempat. Apalagi jika jalan tol tersebut bisa terintegrasi dengan kawasan-kawasan ekonomi daerah masing-masing.

Proyek JTTS yang dimulai dari Bakauheni hingga Terbanggibesar sepanjang 140,04 km kemudian bertambah menjadi 140,9 km tersebut menjadi titik awal program pembangunan JTTS di Sumatra. JTTS ruas Bakauheni – Terbanggibesar tesebut mulai dikerjakan pada tahun 2015.

JTTS dari Bakauheni (Lampung) hingga Palembang (Sumsel) sekitar 350 km lebih tersebut akan selesai pada tahun ini.  Sedangkan proyek JTTS dari Lampung hingga Aceh, Menteri PUPR Basuki menyatakan, diharapkan akan selesai pada tahun 2024 dengan total jalan tol 920,93 km. Sehingga, proyek JTTS di Sumatra akan rampung dan dapat beroperasi penuh pada tahun 2024.(EK)