Pertumbuhan Ekonomi NTT Triwulan IV Pada Kisaran 5,15%-5,55%

Pertumbuhan Ekonomi NTT Triwulan IV Pada Kisaran 5,15%-5,55%

29
0

Kupang-SKFM- News–Wakil Kepala Otoritas Jasa Keuangan OJK Provinsi NTT I Wayan Sadnyana mengatakan, sesuai laporan perekonomian Bank Indonesia terbitan Bulan Agustus 2019, pertumbuhan ekonomi NTT triwukan IV 2019 diperkirakan pada kisaran 5,15%-5,55% (yoy) meningkat dibandingkan kisaran triwulan III 2019.

Hal ini didorong oleh kinerja konsumsi rumah tangga, konsumsi pemerintah dan ekspor luar negeri, serta dari sisi lapangan usaha yang didorong oleh perdagangan besar dan eceran.

Sejalan dengan hal tersebut,hingga Agustus 2019 intermediasi pemberian kredit bagi sector perdagangan besar dan eceran  menempati posisi kedua dan tertinggi mencapai 7,7 triliun dengan  share 24,31% dari total kredit keseluruhan dan rasio NPLnya masih terjaga di angka 0,81 persen.

Hal ini disampaikan I Wayan Sandnyana pada acara pertemuan triwulan dengan wartawan, BI dan OJK sekaligus perhelatan syukuran peringatan Hari Oeang ke 73 dan Laucing NTT peduli dan Sadar Rupiah (NTT Padar) di Kupang siang tadi.

Secara umum kondisi LJK di provinsi NTT baik asset,DPK dan kredit serta rasio-rasio keuangan lainnya, LJK di provinsi NTTdinilai sehat dan mampu beroperasi dengan optimal dalam rangka mendukung pertumbuhan perekonomian NTT.

Menurut I Wayan Sandyana sampai dengan posisi 30 September 2019 penyaluran KUR di NTT telah mencapai Rp.1,32 triliun atau 82,20% dari target KUR yang elah ditetapkan.

Selain itu OJK juga menyampaikan kinerja industri keuangan non perbankan di NTT yang juga menunjukan peningkatan baik perusahaan  pembiyaan, dana pensiun, maupun perusahaan penjaminan.(AB)