Lawan HOAX, Bank NTT Laporkan Sejumlah Media Online dan Akun Facebook

Written by on 29 March 2023

Suara Kupang – Melalui konferensi pers pada hari Selasa, 28 Maret 2023 kemarin, PT. Bank Pembangunan Daerah (BPD) Nusa Tenggara Timur (NTT) resmi melaporkan media online hingga akun facebook yang menyebarkan berita Hoax ke sejumlah lembaga negara, Kawan.

Menurut Harry Alexander Riwu Kaho selaku Direktur Utama Bank NTT, fake news dari media online dimanfaatkan oleh akun FB palsu untuk menghasut nasabah Bank NTT agar memindahkan simpanan mereka seperti tabungan ke bank lain.

Kejahatan yang dilakukan akun FB, menurutnya, sudah mengarah kepada kejahatan ekonomi. “Terkini di beberapa akun Facebook, bahkan sudah mengarah pada kejahatan-kejahatan ekonomi yang sifatnya menghasut masyarakat untuk menarik dananya yang disimpan di Bank NTT,” ujarnya.

Akun FB palsu yang dilaporkan berasal dari Grup FB Flobamorata Tabongkar sebanyak tujuh akun yakni Dewa Pemuja, Nitizen Alor, Paman Sam Kore, Silvester Timor Nobita, Shemby Kake II, dan Irmadewi Silvester Tabongkar, dan satu akun palsu dari Grup FB Forum Kota Kupang bernama Perpetua Skolastika.

Adapun lembaga negara yang menjadi tujuan laporan berita hoax, adalah Kominfo, Mabes Polri, Kejaksaan Agung, Dewan Pers, Otoritas Jasa Keuangan, Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), dan Bank Indonesia (BI).

Di Polda NTT, laporan penyebaran hoax itu sedang berproses, bahkan belasan orang telah diperiksa mulai dari saksi korban, saksi, dan saksi ahli.

For reminder buat kawan 96skfm,  pasal 45A ayat (1) UU ITE disebutkan, setiap orang yang sengaja menyebarkan berita bohong dan menyesatkan yang mengakibatkan kerugian konsumen dalam transaksi elektronik bisa dikenakan pidana penjara paling lama enam tahun dan/atau denda maksimal Rp 1 miliar.


Reader's opinions

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *



Current track

Title

Artist

Background
Open chat
Powered by