Kementerian ESDM Wacanakan Subsidi Pertamax

Kementerian ESDM Wacanakan Subsidi Pertamax

99
0

Kupang, SKFM-News– Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) membuka kemungkinan untuk menukar subsidi bahan bakar minyak (BBM) dari yang saat ini diberikan ke premium dan solar menjadi ke pertamax.

Menteri ESDM Ignasius Jonan mengatakan, pihaknya masih dalam tahap lakukan kajian dan usulan itu bisa dituangkan dalam RAPBN 2020.

Selain wacanakan subsidi pertamax, Jonan juga mengutarakan skema anyar untuk subsidi gas LPG 3 kilogram.

Selama ini, pemerintah memberikan subsidi dengan membayar selisih harga produk. Dengan skema itu, LPG 3 kg yang seharusnya dikenai harga Rp30.000 per tabung bisa dibeli masyarakat hanya dengan Rp16.000 per tabung.

Skema tersebut sangat berpotensi tidak tepat sasaran karena siapa saja termasuk masyarakat kelas menengah dan atas bisa membeli LPG yang disubsidi. Karena itu pemerintah menawarkan skema subsidi langsung ke masyarakat melalui kartu bantuan sosial terintegrasi.

Dengan adanya kartu tersebut, harga gas LPG melon tidak akan lagi disubsidi. Bantuan akan langsung dimasukkan ke kartu dan hanya masyarakat yang membutuhkan yang akan menerimanya.

Sementara, bagi masyarakat yang dianggap mampu juga bisa membeli gas LPG tiga kg dengan bebas, namun tentunya dengan harga yang tidak disubsidi.(EK)